Belajar Jadi Manusia


Hukuman Mati untuk Koruptor
Juli 31, 2008, 12:35 pm
Diarsipkan di bawah: Manusia Bodoh | Tag:

Haruskah ini dilakukan?

Oleh: ariefbenua

Hukuman mati belakangan terdengar begitu akrab ditelinga kita. Setelah seorang warga Negara asing dihukum mati karena kasus narkoba kira-kira sebulan lalu, secara bersamaan seorang dukun di JaBar dan ibu-anaknya nyonya Sumiarsih dan Sugeng, baru-baru ini juga dihadapkan pada regu tembak karena kasus pembunuhan.

Tiga terpidana mati kasus bom Bali, Amrozi, Imam Samudera dan Ali Gufron juga tengah menunggu eksekusi. Sebelum itu, sejumlah terpidana mati dalam kasus narkoba maupun kerusuhan di Palu, juga sudah menjalani eksekusi. Yang belum pernah terjadi adalah koruptor dihukum mati.

Belakangan ini presiden Yudhoyono mewacanakan digunakannya hukuman mati untuk para koruptor. Pro dan kontra tentu saja ada, tetapi wacana itu punya dasar hukum. Indonesia adalah Negara yang sampai saat ini masih menganut hukuman mati, sehingga tidak salah kalau hukuman itu dijatuhkan kepada mereka yang benar-benar telah melakukan perbuatan yang menyengsarakan rakyat.

(lagi…)



Guru SD Primadona
Juli 28, 2008, 6:44 am
Diarsipkan di bawah: Manusia Pandai, Manusia lain | Tag: ,

Peminat PGSD Membludak

Oleh: ariefbenua
Profesi guru SD tampaknya makin diminati. Paling tidak hal itu tergambar dari animo dari lulusan SMU dan sederajat yang mendaftar dijurusan pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) UNLAM.
Berdasarkan data di PGSD UNLAM, tercatat 834 pendaftar yang berasal dari kota maupun kabupaten di Kalimantan Selatan. Jumlah itu belum termasuk siswa alik jenjang dari D2 ke S1 PGSD yang mencapai 343 orang.
Peningkatan ini, menurut ketua program studi PGSD UNLAM, Aslamiah, M.Pd, sangatlah signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sedikit sekali yang berminat untuk menjadi guru, hanya sekitar 30-40%. Masyarakat ,terangnya, cenderung untuk memilih profesi lainnya ketimbang menjadi guru karena penghasilannya sangat rendah.
Meningkatnya animo masyarakat ini, menurutnya, sedikit banyak dipengaruhi adanya tunjangan sertifikasi profesi guru yang berimbas pada peningkatan penghasilan mereka dimasa datang.
Untuk saat ini PGSD UNLAM telah menyelenggarakan 3 jenis pendidikan yaitu, pendidikan berasrama, pendidikan jarak jauh, dan pendidikan reguler,”tanda ketua Prodi di PGSD UNLAM ini.”



Video Mesum Anak SMUN 1 Tasikmalaya
Juli 28, 2008, 3:13 am
Diarsipkan di bawah: Manusia Bodoh | Tag:

Judul di atas merupakan runtutan kejadian yang mencoreng nama sekolah bahkan dunia pendidikan di Indonesia. Kejadian ini merupakan kesalahan siapa? Apakah karena pengen mencoba kemajuan tehnologi atau karena zaman sekarang rasa beragamanya telah hilang. Simak beritanya!

Dua Siswa SMA Beradegan Mesum

Selasa, 15 Juli 08 – Evi Damayanti

TASIK – Kegemparan tiba-tiba melanda SMAN 1 Kota Tasikmalaya baru-baru ini. Dua siswanya diam-diam melakukan adegan mesum dan merekamnya di video HP. Celakanya rekaman itu kemudian tersebar dari satu HP ke HP lainnya di lingkungan siswa sehingga menjadi tontonan “menegangkan”.

Beruntung rekaman itu segera diketahui pihak sekolah yang langsung melakukan razia. Maka,rekaman itu tak sampai tersebar keluar dan menjadi tontonan publik.

Tindakan tegas pun diberikan pihak sekolah. Kedua siswa pelaku mesum tersebut dikenai sanksi berat. Yang perempuan yang merupakan siswa kelas 1 berinisial Has dikeluarkan oleh pihak sekolah dan yang laki-laki, siswa kelas 3 berinisial Kris dinyatakan tidak lulus UN dan dipastikan tidak memperoleh ijazah SMAN 1 Tasikmalaya.

Keputusan tersebut diambil pihak sekolah setelah melakukan evaluasi dan rapat beberapa waktu lamanya termasuk melibatkan alumni dan komite sekolah.

“Malahan kami sempat memanggil kedua orangtua siswa dan menjelaskan mengenai persoalan yang dihadapi oleh kedua siswa tersebut, yang satu siswa kelas satu kami kembalikan ke orangtuanya atas perbuatannya tersebut. Sedangkan siswa kelas tiga sempat terjadi kontroversi karena menjelang kelulusan. Tetapi keputusannya ya kami tidak meluluskannya dalam UN. Karena faktor akhlaknya yang tidak baik,” tegas Wakasek Kurikulum SMAN 1 Tasikmalaya Aip Saripudin kepada wartawan, kemarin.

Aip menjelaskan, pihak sekolah tidak menerima perbuatan yang dilakukan kedua siswa yang telah mencemarkan nama baik sekolah favorit tersebut. “Hal itu juga kami jelaskan kepada kedua orangtuanya, apabila keduanya telah berbuat mencoreng nama baik sekolah yang telah memiliki prestasi begitu tinggi,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut di kemudian hari, lanjut Aip, pihaknya kemudian melakukan evaluasi serta berbagai rapat bersama semua pihak termasuk komite sekolah dan para orangtua.

“Akhirnya disepakati untuk diadakan mata pelajaran tambahan yakni Pendidikan Akhlak Mulia, hal ini dimaksudkan untuk membangun akhlak dan moral dari siswa yang berada di SMAN 1 Tasikmalaya ini. Jelas atas perbuatan kedua siswa tadi kami merasa sangat kecewa,” ujar Aip.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Priangan, perbuatan asusila yang dilakukan kedua siswa tersebut tersebar melalui video handphone yang dilakukan di rumah siswa kelas 1 Haslinda warga Kec Kawalu, Kota Tasikmalaya. Pihak sekolah sempat melakukan razia terhadap seluruh siswa yang membawa handphone dan menghapus video tersebut yang terlanjur telah tersebar secara meluas, hanya tidak sampai keluar sekolah karena tindakan cepat dari pihak sekolah dalam berupaya menutupi persoalan tersebut.

Keterangan lain menyebutkan, adegan porno di video HP tersebut sepertinya direkam sebelum Ujian Nasional berlangsung atau sekitar 2 bulan lalu. Soalnya, saat itulah rekaman syur mirip film blue tersebut muncul dan menggemparkan warga SMAN 1 Tasikmalaya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Tasikmalaya Dindin Kamaludin menegaskan, tindakan asusila tersebut bukan hanya mencoreng nama baik SMAN 1 Tasikmalaya tetapi telah mencoreng nama baik dunia pendidikan di kota santri. “Kami berharap bukan hanya biaya pendidikan formal saja yang biayanya sangat besar, tetapi harus ada juga penunjang bagi pendidikan yang sifatnya membangun moral siswa dari tingginya biaya yang harus dikeluarkan oleh orangtua siswa,” ujar Dindin.

Di kutip dari :http://berita.prianganonline.com



Heboh vedio Adegan Syur Guru-Murid(banyuwangi)
Juli 17, 2008, 3:31 am
Diarsipkan di bawah: Manusia Bodoh, Manusia lain | Tag: ,

Rekamannya Beredar di Ponsel

BANYUWANGI – Heboh video mesum kembali mengguncang Banyuwangi. Video berdurasi 3 menit 28 detik itu diperankan oleh salah seorang oknum guru SMA negeri di Banyuwangi. Sementara pasangan mainnya diduga mantan siswinya sendiri. Dalam rekaman itu, sang guru melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Hubungan itu dilakukan dalam sebuah kamar. Kini video tersebut telah beredar luas ke masyarakat umum, warnet, dan ke ponsel-ponsel. Bahkan, kalangan pelajar Kota Gandrung telah memiliki rekaman mesum itu. ”Itu kayak guru saya. Wajahnya mirip sekali,” ujar salah seorang siswa tempat oknum guru tersebut mengajar.

Tidak hanya siswa, salah seorang guru yang menyaksikan adegan tersebut juga langsung kaget. Dia mengaku kenal dengan wajah pemeran laki-laki itu. Hanya, dia tidak kenal siapa nama laki-laki seperti dalam video tersebut. ”Saya pernah ketemu dalam sebuah rapat. Tapi saya lupa namanya,” tutur pria yang enggan disebutkan namanya itu.

Investigasi koran ini menyebutkan, awalnya adegan mesum itu disimpan dalam handphone (HP) milik guru . Kemudian dia meminta di-download-kan lagu pada seseorang. Namun, dia lupa mengamankan file adegan mesum pada ponstadielnya. Diduga lewat jalur tersebut kemudian adegan mesum itu terbongkar, hingga akhirnya menyebar ke berbagai kalangan.

Diperoleh keterangan, oknum guru tadi memiliki perilaku yang berbeda dengan teman-temannya. Guru dengan usia sekitar 40 tahun itu selama ini dikenal suka menggoda perempuan berparas ayu. Ditengarai perempuan yang menjadi pasangan mainnnya adalah kekasih gelapnya.

Apa reaksi Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi terkait beredarnya video mesum tersebut? Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispendik Banyuwangi Sulihtiyono melalui Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Catur Pamarto sempat terkejut atas informasi itu. Catur mengaku belum menerima informasi itu. ”Masak ada guru mesum? Saya malah belum tahu,” kata Catur saat dihubungi melalui telepon selulernya kemarin.

Dalam sepekan terakhir dirinya selalu disibukkan dengan urusan internal dispendik. Termasuk mengurusi ujian kelulusan dan penerimaan siswa baru (PSB). Sehingga, dirinya sama sekali tidak mendengar adanya video mesum yang diduga melibatkan oknum guru. ”Sungguh saya belum dengar. Saya ada di kantor seharian,” tuturnya.

Meski begitu, Catur berjanji akan mengecek kebenaran video itu. Jika benar pelakunya adalah guru, pihaknya tak segan-segan menjatuhkan sanksi. Dia berjanji akan segera turun ke lapangan untuk mencari data dan masukan. ”Kalau benar pemerannya guru., besok (hari ini, Red) saya akan turun sendiri ke lapangan,” janji Catur
<p



Jadwal Liga Italia(Seri A)2008/2009
Juli 15, 2008, 7:57 pm
Diarsipkan di bawah: Manusia lain | Tag:

Seri A 2008/2009

AC MILAN
Pre-season training start: July 16 at Milanello
23 Juli vs Cemonese
29 Juli Trofeo TIM vs Inter and Juventus (Turin)
31 Juli – 3 Agustus Moscow Tournament vs Sevilla
9 Agustus vs Manchester City (A)
17 Agustus Trofeo Berlusconi vs Juventus (H)

JUVENTUS
Pre-season training starts: July 4 at Vinovo
11 Juli vs Mezzocorona >> 7-1 [Amauri (5), Pasquato, Esposito]
16 Juli vs Piacenza
23 Juli vs Brondby (A)
26 Juli vs Borussia Dortmund (A)
29 Juli Trofeo TIM vs Inter and Milan (H)
2-3 Agustus Emirates Cup vs Arsenal/Hamburg (London)
6 Agustus vs Manchester United (A)
17 Agustus Trofeo Berlusconi vs Milan (A)
21 Agustus Trofeo Birra Moretti vs Napoli (Naples)

INTER
Pre-season training starts: July 16 at Appiano Gentile
24 Juli vs Al Hilal (A)
27 Juli vs Bari (H)
29 Juli Trofeo TIM vs Juventus and Milan (Turin)
5 Agust vs Bayern Munich (A)
8 Agust Amsterdam Tournament vs Sevilla
9 Agust vs Ajax
15 Agust vs Benfica (A)

ROMA
Pre-season training starts: July 21 at Trigoria
24 Juli vs Borussia Dortmund (A)
29 Juli vs Bayer Leverkusen (A)
10 Agustus vs Tottenham (A)

LAZIO
Pre-season training stars: July 12 in Valmontone
16 Juli vs Bellunese Representative XI (H)
19 Juli vs Auronzo (H)
23 Juli vs Slavia Prague (H)
26 Juli vs Padova (H)
30 Juli vs Gaziantespor (H)
8 Agust vs Liverpool (A)
12 Agust vs PAOK (H)

FIORENTINA
Pre-season training starts: July 7 in Florence
20 Juli vs Castelrotto (H)
22 Juli vs Politehnica Timisoara (A)
27 Juli vs Veneto Team (H)
28 Juli vs Larissa (H)
30 Juli vs Barcelona (H)
22 Agust vs AZ Alkmaar (A)



Sejarah Guru
Juli 9, 2008, 6:22 pm
Diarsipkan di bawah: Manusia Pandai, Manusia lain | Tag:

Pada zaman dahulu, sebelum agama masuk di Indonesia, seorang yang ingin belajar harus mengunjungi seorang petapa. Petapa itu mungkin saja yang telah meninggalkan tahta kerajaan karena sudah tua dan memperdalam masalah kerohanian. Petapa itulah yang disebut juga guru bagi murid muridnya yang menuntut ilmu ditempat tersebut. Biasanya para murid itu mengerjakan sawah ladang petapa untuk keperluan hidup sehari-hari.

Pada masa kerajaan Budha/Hindu di Indonesia orang belajar dibiara. Biksu yang mengajar membaca serta menulis huruf sansekerta dibiara tersebut disebut guru. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka bekerja diladang. Para siswa juga meminta sedekah dari masyarakat untuk membantu kehidupan sehari-hari.

Setelah agama Islam masuk di Indonesia, orang belajar di pesantren supaya dapat membaca Al-quran dan melakukan salat dengan benar. Ulama yang mengajar dipesantren juga dinamakan guru. Para siswa biasanya tinggal dirumah ulama tersebut dan membantu bercocok tanam untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Para pedagang Portugis dan Belanda yang datang di Indonesia umumnya beragama kristen, selain berdagang mereka juga menyebarkan agama itu. Mempelajari agama kristen, membaca dan menulis huruf latin. Para pendeta yang mengajarkan agama kristen itu juga disebut guru. Untuk kepentingan penjajahannya Belanda memerlukan pegawai yang pandai menulis dan membaca huruf latin. Karena itu mereka mendirikan sekolah dan mengajarkan ilmu pengetahuan yang tidak berkaitan dengan agama. Inilah awal mula sistem pendidikan modern di Indonesia.

(lagi…)